tumblr_mx3tpto69r1st5lhmo1_1280

Teknologi informasi saat ini berkembang sangat pesat dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang pendidikan. Terjadi pergeseran model pembelajaran dari cara konvensional kearah yang lebih modern sebagai akibat dari globalisasi dalam bidang pendidikan. Dunia pendidikan juga sangat diuntungkan oleh kemajuan teknologi informasi yang berkembang dengan cepat karena banyak manfaat yang diperoleh untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Pendidikan konvensional cenderung menggunakan tatap muka sebagai model pembelajaran yang paling utama karena dianggap lebih efektif untuk menunjang proses pembelajaran.

Akan tetapi tidak dipungkiri seiring dengan perkembangan zaman, terjadi pergeseran metode pembelajaran guna mengikuti kemajuan di era globalisasi. Metode pendidikan konvensional yang menerapkan cara-cara tradisional seperti tatap muka, penggunaan alat-alat peraga, penyampaian materi yang dilakukan melalui lisan, dan cara tradisional lainnya perlahan-lahan mulai ditinggalkan seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin maju. Saat ini, mulai dikembangkan model-model pembelajaran modern. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi saat ini proses pembelajaran berjalan lebih cepat dan mudah seperti misalnya dipergunakannya media online sebagai sarana untuk proses pendidikan. Media online yang digunakan untuk mempermudah proses pembelajaran antara lain e-learning, email, google, dan berbagai website lainnya. Proses pendidikan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa harus saling bertatap muka, sehingga tenaga, waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk melakukan proses pendidikan menjadi sangat efisien. Ilmu dan pengetahuan pun dapat dipahami dengan mudah karena cara mentransfernya pun maksimal.

Mulai tahun 2014 Kurikulum yang digunakan dalam menunjang perkuliahan mahasiswa Bimbingan dan Konseling menggunakan kurikulum 2013, tentunya terdapat perbedaan dengan kurikulum 2006. Salah satu perbedaannya yaitu berkaitan dengan teknologi informasi yang harus dikuasai oleh mahasiswa untuk menunjang karir di masa depan. Dalam kurikulum 2013 ini, mahasiswa bimbingan dan konseling dituntut lebih menguasai teknologi informasi untuk menunjang perkuliahan mereka. Misalnya dalam mata kuliah psikologi sosial, mahasiswa diberi tugas untuk membuat poster, jadi mereka harus bisa mengoperasikan program aplikasi corel draw. Tidak hanya aplikasi dasar (Ms. Word, Excel dan Power Point) saja yang harus dikuasai, namun harus bisa aplikasi lainnya.

Adapun beberapa teknologi yang seyogyanya dikuasai oleh mahasiswa bimbingan konseling untuk menunjang karirnya :

  1. Penguasaan media komputer / laptop serta aplikasi yang relevan, seperti mengetik, membuat desain layanan BK inovatif, analisis data dan sejenisnya yang relevan dengan kebutuhan layanan BK.
  2. Penguasaan pengguna media LCD / proyektor serta perangkatnya untuk penyajian presentasi berbasis teknologi.
  3. Penguasaan penggunaan printer untuk mencetak berbagai jenis dokumen yang sudah di buat dalam komputer / laptop.
  4. Penguasaan penggunaan media telepon / handphone sebagai sarana media telekomunikasi.
  5. Penguasaan media internet serta aplikasinya dalam upaya untuk dapat mengakses data, mengirim data dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana melakukan layanan BK berbasis (cyber counseling).
  6. Penguasaan media pendukung koneksi internet, seperti Modem, LAN, Hotspot dan sejenisnya sehingga guru BK bisa memanfaatkan fasilitas internet sesuai dengan kebutuhan.

 

Salah satu tujuan mata kuliah teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling yaitu membantu mempermudah pekerjaan calon Guru bimbingan dan konseling. Salah satunya yaitu dapat membantu calon guru bimbingan dan konseling untuk mempermudah mengolah data. Contoh kongkrit implementasinya yaitu aplikasi untuk menyimpan data siswa di sekolah. Apabila data siswa di sekolah di simpan dalam suatu data base ,maka akan sangat membantu guru BK di sekolah untuk mencari data siswa yang ingin di cari.

Selain itu mata kuliah ini juga dapat di implementasikan dalam proses konseling. Seperti contohnya layananan e-counseling. Maka dengan berkembangnya teknologi informasi disini konselor lebih memudahkan konseling untuk mengatasi permasalahan atau keluhan yang ada. Dimana kita membuat sebuah aplikasi chatting untuk kegiatan konseling. Dalam aplikasi tersebut terdapat fasilitas percakapan, telepon dan video call. Kenapa di Smartphone, karena umumnya konseling online hanya bisa dilakuka lewat laptop, dengan inovasi Smartphone bisa dilakukan dengan Handphone yang memiliki kamera depan dan koneksi internet. Dan sebenarnya masih banyak lagi pengimplementasian mata kuliah ini dalam menunjang kegiatan guru Bimbingan dan Konseling di sekolah.

Jadi , mata kuliah Teknologi Informasi dalam bimbingan dan konseling sangatlah membantu untuk membekali calon guru bimbingan dan konseling di sekolah mengenai perkembangan teknologi dan informasi yang ada. Mahasiswa Bimbingan dan Konseling nanti nya di tuntut untuk melek teknologi agar kelak apabila sudah menjadi guru BK di sekolah mereka dapat mengoperasikan bahkan membuat aplikasi yang dapat mempermudah pekerjaan mereka. Oleh karena itu mata kuliah ini sangatlah penting bagi kita

 

Pembagian tugas:

  1. Arif Budi dan Dian Mariana: Definisi TI
  2. Laeli Nurrohmah dan Ina Ismi: Kurikulum S-1 prodi BK dalam menguasai TI
  3. Erliana Prastika dan Pramita Prabasari: Manfaat TI dalam pembelajaran
  4. Afifah Rohmah dan Inta Abid Failasuf: Implementasi TI, aplikasi konkret dalam TI
  5. Surga Nadiyya dan Debi Istiantoro: Mencari kurikulum TI dalam BK, aplikasi konkret, kesimpulan, dan finishing.